Bagaimana Hubungan Psikologi dengan Ilmu-Ilmu Lain dan Dengan ilmu apa saja?



Psikologi adalah ilmu yang telah mandiri dan tidak tergabung dengan ilmu-illmu lain.  Tetapi, tidak boleh dipandang bahwa psikologi tidak terlepas dari ilmu-ilmu lain. Dalah hal ini psikologi memiliki hubungan dengan illmu-ilmu tersebut. Dikarenakan psikologi sebagai ilmu yang mempelajari tentang manusia, maka mempunyai hubungan dengan ilmu-ilmu yang mempeljari tentang manusia juga.

Ayo dibaca...

a. Hubungan Psikologi dengan Biologi
   Biologi adalah ilmu yang mempelajari tentang kehidupan. Segala sesuatu yang hidup menjadi objek dari biologi. Oleh karena itu, biologi berobjekkan benda-benda hidup dan cukup banyak ilmu yang tergabung di dalamnya sehingga biologi dan psikologi sama-sama membicarakan manusia.Keduanya mempunyai sudut pandang yang berbeda namun akan bertemu dalam satu titik tertentu. Biologi khusunya antropobiologi tidak mempelajari mengenai proses-proses kejiwaan dan hal tersebut dipelajari oleh psikologi. 
    Misalnya dalam membicarakan mengenai "keturunan", baik psikologi maupun antropobiologi juga membicarakan mengenai hal tersebut. Dari sudut biologi ditinjau adalah hal-hal yang berhubungan dengan aspek-aspek kehidupan turun temurun dari suatu generasi ke generasi lain yang dikenal dengan hukum Mandel. Sedangkan dari sudut pandang psikologi yaitu mempelajari mengenai sifat, intelegensi dan bakat. Oleh karena itu, ilmu psikologi merasa kurang jika tidak mempelajari mengenai ilmu biologi lebih tepatnya mengenai antropobiologi. Sehingga keduanya saling membantu dalam mempelajari ilmu-ilmu tersebut.

b. Hubungan Psikologi dengan Sosiologi
    Manusia adalah mahluk sosial yang selalu membutuhkan orang lain  dalam kehidupannya. Objek dari sosiologi itu sendiri adalah manusia. Sosiologi mempelajari hubungan manusia satu dengan lain dalam hubungan kebermasyarakatnya. Psikologi maupun sosiologi membicarakan manusia sehingga tidak mengherankan jika suatu saat ada titik-titik pertemuan dalam meninjau manusia, misalnya mengenai perilaku. Tinjauan sosiologi yang paling penting adalah hidup bermasyarakat sedangkan tinjauan psikologoi adalah bahwa perilaku sebagai manifestasi hidup kejiwaan yang didorong oleh motif tertentu agar manusia itu dapat berperilaku atau berbuat.Dari hal tersebut maka muncullah psikologi sosial yang khusus meneliti dan mempelajari perilaku manusia dalam hubungan denagn situasi-situasi sosial. 

c. Hubungan Psikologi dengan Filsfat
    Manusia sebagai mahluk hidup merupakan objek filsafat antara lain membicarakan mengenai hakekat kodrat manusia, tujuan hidup manusia dan lain sebagainya. Walaupun psikologi telah memisahkan diri dari filsafat karena metode yang ditempuh menjadi salah saty penyebabnya, tetapi psikologi masih tetap mempunyai hubungan dengan filsafat. Selain itu, dapat dikatakan bahwa ilmu-ilmu yang telah memisahkan dari filsafat pada kenyataannya masih memerlukan filsafat terutama menyangkut sifat hakekat serta tujuan dari ilmu pengetahuan itu sendiri.

d. Hubungan Psikologi dengan Ilmu Pengetahuan Alam
    Ilmu pengetahuan alam mempunyai pengaruh besar dalam perkembangan psikologi. Ilmu pengetahuan alam yang telah memisahkan diri dari filsafat mengalami kemajuan yang sangat cepat sehingga menjadikannya sebagai contoh dari ilmu-ilmu lainnya. Psikologi meneliti dan mempelajari manusia sebagai mahluk yang bersegi banyak, mahluk yang bersifat kompleks, maka psikologi harus bekerjasama dengan ilmu-ilmu lain. Sebaliknya jika cabang ilmu lain yang berhubungan dengan manusia akan merasa kurang sempurna jika tidak mengambil pelajaran dari psikologi. Sehingga dapat dikatakan juga bahwa terdapat hubungan timbal balik diantaranya.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Virus Corona Heboh, Karena Dapat Merenggut Nyawa Seseorang! Apa yang harus kita lakukan?

Kata-Kata Tentang Masa Lalu : Mengingat Dulu

Pengertian Biopsikologi, Psikologi dan Divisi Biopsikologi