Definisi Gangguan Skizofrenia dan Jenis-Jenis Skizofrenia
Assalamualaikum wr wb...
APA ITU SKIZOFRENIA?
Definisi Skizofrenia
Skizofrenia adalah sebuah kata yang berasal dari bahasa Yunani "Schizein" yang berarti "terpisah" atau "pecah" dan "Phrenia" yang bearti "jiwa". Arti dari kata-kata tersebut menjelaskan karakteristik utama dari gangguan ini ialah adanya pemisahan antara pikiran, emosi, dan perilaku dari orang yang mengalaminya. Secara ilmiah gangguan ini yaitu gangguan yang dianggap sebagai salah satu gangguan mental yang paling parah. Selain itu, termasuk sebagai gangguan psikotik dimana ciri utama antara lain adalah kegagalan dalam reality testing.
Jenis-Jenis Skizofrenia
Menurut DSM IV (APA,1994), gangguan skizofrenia memiliki beberapa jenis yaitu:
1. Tipe Paranoid
Untuk dapat digolongkan dalam tipe ini, pada pasien harus tampak adanya preokupasi dengan satu atau lebih waham atau halusinasi auditoris yang sering. Syarat lainnya dalah berikut tidak menonjol: disorganisasi pembicaraan, disorganisasi perilaku atau katatonik dan efek datar atau tidak tidak sesuai.
2. Tipe Tidak Terorganisir (Disorganized)
Pada masa lalu dikenal dengan skizofrenia hebefrenik. Kriteria tipe ini adalah muncul semua simtom tidak terorganisir (disorganisasi pembicaraan, disorganisasi perilaku, dan efek datar atau tidak sesuai. Syarat lainnya ialah kriteria yang muncul tidak tergolong tipe katatonik.
3. Tipe Katatonik
Tipe ini ada gambaran yang klinis yang muncul secara dominan setidaknya 2 perilaku berikut: imobilitas motorik karena katalepsi, aktivitas motorik yang berlebihan, negativisme berlebihan, keanehan gerakan, atau ekolalia (latah).
4. Tipe Tidak Tergolongkan
Tipe dimana karakteristik simtom A muncul, namun kriteria tidak masuk untuk gangguan paranoid, disorganisasi atau katatonik.
5. Tipe Residual
Tipe ini yaitu dimana pasien memiliki karakteristik berikut: hilangnya delusi, halusinasi, atau disorganisasi pembicaraan, dan disorganisasi perilaku atau perilaku katatonik yang nyata. Selain itu terdapat bukti yang berkelanjutan dari gangguan sebagimana diindikasikan oleh munculnya simtom negatif atau dua atau bahkan lebih simtom yang termasuk dalam kategori A dan muncul dalam bentuk yang lemah (misal keyakinan yang aneh).
Semoga bermanfaat:)
Komentar
Posting Komentar